in

Tersingkirnya Sang Raja Piala FA (Bagian 1)

Dalam kesempatan kali ini beta informasikan artikel seputar wacana berita football Indonesia online diberikan pada kalian semua pembaca terpercaya kami, bahwa muka tertunduk mengiringi langkah kaki para player Arsenal dikala meninggalkan lapangan usai menghadapi Nottingham Forest pada babak ketiga Piala FA, Senin (8/1) dini hari WIB. Di markas Nottingham tersebut, Arsenal harus menelan malu karena keok 2-4 atas tuan rumah. Kekalahan ini jadi pukulan yg sangat telak bagi the Gunners di tengah kemauan tinggi untuk bisa mempertahankan trofi Piala FA. Turnamen tertua paling tua di dunia sepaka bola tersebut merupakan ‘makanan’ bagi Meriam London.

Ada 13 trofi yg sukses mereka gondol sejak pertama kali jadi pemenang pada musim 1929/1930 silam. Jumlah tersebut membikin klub asal London Utara itu jadi kolektor terbanyak di segala Inggris. Hanya Manchester United (MU) yg mendekati koleksi Arsenal dengan 12 trofi. Melainkan hanya itu, dalam empat musim terakhir, Arsenal sukses meraih tiga trofi Piala FA. Musim ini, status Arsenal malahan merupakan pemenang bertahan turnamen.

Sesudah segala kemilau titel tersebut tidak nampak di lapangan. Melawan klub yg hidup di kasta lebih rendah, Championship, Arsenal seperti bermain tidak seperti Raja Piala FA. Memasang tim lapis kedua dari mulai posisi kiper hingga penyerang, Danny Welbeck serta pula kawan-kawan tidak kuasa menundukkan tuan rumah. Atmosfer stadion tempat dikerjakannya lomba, The City Ground nampak membikin mental pasukan Arsenal menciut. Poin bisa mendominasi lalu lintas bola dengan pembatasan 63 persen, jumlah peluang yg dilahirkan masih keok jauh dari Nottingham.

Arsenal hanya bisa melepaskan dua tendangan ke gawang meskipun Nottingham lima kali lebih banyak. Melainkan lomba malahan sempat mencolok dengan Nottingham unggul 3-1 hingga pertengahan babak kedua. Arsenal sempat nampak menampilkan petunjuk-petunjuk akan bangkit via gol penipis tertinggal yg lahir dari kaki Welbeck seperempat jam sebelum lomba selesai. Sesudah, Arsenal tidak kuasa menahan motivasi Nottingahm yg sedang menatap era baru bersama caretaker Gary Brazil. Regu yg baru memecat Mark Warburton dari jabatan mentor pekan lalu ini sukses menutup lomba dengan skor 4-2 sesudah menambah gol pada menit ke-85.

What do you think?

0 points
Upvote Downvote

Total votes: 0

Upvotes: 0

Upvotes percentage: 0.000000%

Downvotes: 0

Downvotes percentage: 0.000000%

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Ucapan Selamat Ulang Tahun dari Ancelotti untuk Gattuso

Tersingkirnya Sang Raja Piala FA (komponen 2)